Tampilkan postingan dengan label Editing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Editing. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Mei 2017

Say it with WPAP

Wedha's Pop Art Portrait atau WPAP ?
Iya, kenapa enggak ?
Lukisan kubisme yang dipopulerkan oleh mas Wedha Abdul Rasyid ini pertama kali kukenal pada akhir dekade '80an, saat aku masih sekolah di SMA. Saat itu lagi trend-trendnya majalah remaja Mode dan Hai. Beliau ini kalau tidak salah masih satu angkatan dengan pelukis kawakan mas Si Jon, mas Suryadi dan mas Mulyadi yang karya-karyanya kerap menghiasi majalah Anita Cemerlang dan majalah Aneka Yess sebagai ilustrasi cerpen. Khusus mas Si Jon, juga dikenal sebagai kartunis di majalah Gadis.
Tentu saja aku tidak seperti mereka. Aku bukan pelukis seperti sahabat-sahabatku cak Ganal, pak Joko Amono dan cak Gendhon, yang sebelum lahir ke dunia sudah mengisi formulir untuk hidup menjadi pelukis. Jadi jangan pernah membayangkan aku memegang kertas, pensil, rapido, kanvas dan kuas cat. Wah.. bisa meriang dan nggreweli aku hehe..  Cukuplah pake Photoshop saja. Asyiknya WPAP ini adalah tidak mengenal garis lengkung. Komposisinya terbentuk dari garis-garis lurus berupa segi tiga, segi empat dan seterusnya. Selebihnya, tidak ada patokan baku. Dan ciri khasnya adalah hadirnya warna-warna cerah yang mencolok (pop art). Jadi apakah ini sebuah postingan tutorial ? Bukan.. sama sekali bukan masbro. Aku belum cukup gila untuk mbagusi dan merasa bisa. Yach cuma sekedar pengen corat coret aja..































































*****


Jumat, 29 Juli 2016

Memandang Lagu

Kok enek - enek ae tho mas. Memandang lagu.. Lagu itu yo didengerin, listening.. Kadang malah sambil merem, saking menghayatinya. Lha ini kok malah lagu dipandang. Piye maksute ?
Tenang men, ngopi - ngopi disik sambil jagongan soal pandang memandang lagu ini. Eh, sampeyan semua pasti suka musik tho ? Punya lagu favorit. Jangan bohong.. iyo po ora ?
Nah selain untuk didengar, menikmati sebuah lagu ternyata bisa dengan dilihat. Terus apanya yang dilihat ? Ya liriknya dong. Jadi gini bro, membaca lirik lagu favorit agar menarik dan gak terkesan biasa - biasa wae harus disiasati. Lirik lagu itu bisa ditulis diatas sebuah foto atau gambar yang menurut kita menarik. Syukur - syukur gambar itu ada hubungannya dengan isi lirik lagu tadi. Mudeng nggak bro ?

Ini contohnya, lirik lagunya Ebiet G Ade "Doa sepasang petani muda". Lagu lawas bro, jamannya Kabinet Pembangunan ll di era presiden Suharto. Lagu tentang musim kemarau yg panjang di Jawa Tengah. Lagu tentang jeritan petani kecil yang tidak merasakan pemerataan irigasi.

Dapat liriknya dari mana ? Yo browsing tho mas, cari lirik lagu yang kita kehendaki, udah gitu disave atau screen capture.



Kita pilih ilustrasi gambar yang temanya sesuai dengan pesan moral lagunya.


Piye masbro ?
Cara bikinnya bisa pake Photoshop, Corel Draw, Ulead photo impact, dll bagi yang pake PC atau laptop. Tapi bagi yang gak punya, cukup pakai smartphone (contoh-contoh disini editingnya juga cuma pake hape android cino). Bisa pake aplikasi Picsart, Photoshop touch, Snapseed, dll. Terserah anda lebih familier yang mana.

Disini ada contoh yang lain :

"Janji Hati" by Memes
Lagu keramat masbro. Buat ente yang saat ini tidak punya pasangan disarankan untuk tidak menyimak lagu ini. Dikhawatirkan ngenes entar. Xixixi...

Lagu dan puisi religi karya Emha Ainun Nadjib. Saya mencoba mengekspresikannya dengan balutan soft tone beraroma Mystical grey (hallaahh.. opo maneh iki. Istilah nggawe dewe bro)

Yang ini dari grup band Elpamas.
"Macan Betina"
Sayang ekspresi si cewek kurang garang ya ? Kurang dingin..

"Kupu-Kupu Kertas" by Ebiet G Ade.
Dengan disaput efek gold untuk mengesankan kehangatan dengan sedikit vignet tipis di kedua sudutnya.

Syair lagu "Ada Dua Cinta" Ikang Fawzi.
Sebuah komposisi yang lumayan keren. Tapi lebih keren lagi model cowoknya. Ngakunya sih 11/12 sama Nicholas Saputra (haddeehh....)